Senin, 26 Desember 2016

Natural Language interface to database

NATURAL LANGUAGE INTERFACE TO DATABASE



      Salam sejahtera untuk semua,, kali ini saya akan membahas tentang Natural Language Interface To Database. Database yang mendapatkan terpenting dalam berbagai macam bidang aplikasi menggunakan sistem informasi swasta dan publik. Database dibangun dengan tujuan untuk memfasilitasi kegiatan penyimpanan data, pengolahan, dan pengambilan terkait dengan pengelolaan data dalam sistem informasi. Karena kemajuan dan di-mendalam aplikasi teknologi komputer, aplikasi luas teknologi web.

Beberapa contoh aplikasi yang membutuhkan database sebagai landasannya antara lain;
pemesanan tiket, transaksi perbankan aplikasi pemrosesan penjualan dan pembelian pada perusahaan dagang dan lain sebagainya. Selain dapat meningkatkan kinerja perusahaan, penggunaan database masih memiliki banyak keuntungan lain yang bisa kita dapatkan.

Natural Language Interface to Database merupakan daerah panas penelitian sejak lama. Tujuan dari Natural Language Interface to Database System adalah untuk menerima permintaan dalam bahasa Inggris atau bahasa alam lainnya dan mencoba untuk ‘memahami’ mereka atau kita dapat mengatakan bahwa bahasa alami interface untuk database (NLIDB) adalah sistem yang menerjemahkan kalimat bahasa alami ke dalam query database. Meskipun penelitian awal telah dimulai sejak akhir tahun enam puluhan , NLIDB tetap sebagai masalah penelitian terbuka.
Sebuah sistem NLIDB lengkap akan menguntungkan kita dalam banyak cara. Siapapun dapat mengumpulkan informasi dari database dengan menggunakan sistem seperti .Additionally, mungkin mengubah persepsi kita tentang informasi dalam database. Secara tradisional, orang yang digunakan untuk bekerja dengan bentuk; harapan mereka sangat tergantung pada kemampuan formulir. NLIDB membuat seluruh pendekatan yang lebih fleksibel, karena itu akan memaksimalkan penggunaan database.


  • Kelebihan
  1. Kita dapat mempermudah memahami bahasa alami ke dalam bahasa query .
  2. Sudah dibuatnya aplikasi dimobile
  3. Pengguna (user) sistem NLIDB tidak perlu mempelajari bahasa query basis data (SQL, dll.) melainkan cukup melakukan perintah dengan bahasa alami
  4. Perintah negasi (tidak, bukan, dll.) lebih mudah diekspresikan dalam bahasa alami dibandingkan dengan menggunakan antarmuka form.

  • Kekurangan
  1. Bersifat domain-dependent yang artinya satu sistem hanya akan bekerja dengan baik pada satu kasus/domain tertentu. Jika digunakan pada domain lain biasanya akan sulit melakukan konfigurasi yang sesuai.
  2. Ketika sistem NLIDB tidak mengerti perintah user, seringkali sistem langsung menolak perintah tersebut sehingga user tidak mengetahui dengan jelas pada bagian mana dari inputan perintahnya yang salah/tidak diterima sistem.
  3. Perintah-perintah yang dapat dilakukan user bersifat terbatas dan user sulit mengetahui perintah seperti apa yang tidak boleh diinputkan ke sistem.

Kesimpulan & Saran

  • Kesimpulan
          inilah mengapa system tersebut menjadi fleksibel karena Natural language Interface to DataBase (NLIDB) merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk mendapatkan informasi yang tersimpan dalam basis data dengan menggunakan masukan yang menggunakan bahasa alami (Androutsopoulos, dkk, 1995). Tujuannya adalah untuk menerima permintaan dalam bahasa Inggris atau bahasa lainnya yang mana akan berupaya untuk memahami bahasa-bahasa tersebut dan menerjemahkannya ke dalam query database (perintah yang ada di dalam database).

  • Saran
          Agar kita lebih pandai dalam membuat database lebih menguntungkan menggunakan system Natural Language Interface to Database dan sangat dianjurkan untuk pemula



Sumber :




Jumat, 08 Januari 2016

Autobiografi





BIOGRAFI


Ini adalah kisah tentang hidup saya mulai dari lahir hingga sekarang ini, tak terasa waktu cepat berlau, tak terlupakan saat saya terlahir dari rahim ibunda saya yang bernama Murbowati, dan didampingi suaminya yang bernama Suparmo, saya Lahir tanggal 29 juni 1993 di rumah sakit puri astuti Bekasi timur, pada hari selasa dan pada waktu itu malam hari.
Hari-hari saya menjadi bayi diceritakan oleh ibunda saya sebagai bayi yang sangat pintar dan super aktif, sampai pada waktu saya berumur lima tahun dan segera masuk ke pendidikan tingkat kanak-kanak, saya mulai pendidikan sejak dini di TK Mandalahayu, tak jauh dari kediaman saya, 2 tahun saya menjalaninya, tak banyak yang bisa saya ingat pada masa-masa itu, hanya terlintas ingatan-ingatan lucu seperti teman saya yang buang air dicelana, ataupun saya yang terjatuh dari ayunan hahahahaa.. tidak begitu banyak yang teringat pada masa TK.
Setelah selesai pendidikan TK, lanjut ke pendidikan tingkat dasar yang masih satu yayasan dengan Tk saya jalani, yaitu sekolah dasar Mandalahayu, mungkin dekat dengan rumah sehingga  orang tua saya memasukan saya kedalam SD tersebut, disini sudah mulai bisa mengingat kejadian-kejadian yang tak akan terlupakan.. dimulai kelas 1 SD, pada hari pertama mengenakan seragam merah putih saya masuk ke kelas dan bertemu teman-teman baru, dengan wajah yang lugu dan polos kebanyakan.. lalu guru pun datang, saya masih ingat waktu itu guru saya bernama ibu Sri, dengan perawakan yang cukup keras, entah apa yang dilihat dari diri saya, beliau pun menunjuk saya menjadi Ketua kelas, sungguh saya bingung dan saya menerimanya..
Waktu berlalu hingga kenaikan kelas, pada saat itu yang saya takutkan hanya tidak naik kelas, karena setiap kali saya belajar dirumah, orang tua saya memberi motivasi dengan cara menakut-nakuti “nanti gak naik kelas lho” begitu mereka bilang, tapi itu sangat membantu, dan tiba pada hari pembagian rapor sekolah, alhasil saya mendapat rangking 2 dikelas, sungguh bingung dan tidak mengerti kenapa bisa, tapi cukup membanggakan kalau dilihat sekarang, karna waktu itu saya belum mengerti apa itu arti membanggakan orang tua,
Tahun demi tahun berlalu sampai saya beranjak di kelas 6 SD, pada kelas ini saya mempunyai banyak cerita yang sangat konyol jika diingat-ingat, mulai dari pertama masuk saya kembali ditunjuk menjadi ketua kelas, entah kenapa guru-guru SD saya hapal betul dengan saya, mungkin karena saya murid yang cukup bandel atau susah dibilangin, tetapi bertanggung jawab..
Awal masuk kelas saya melihat tidak ada yang berubah dari murid-murid kelas saya, tetapi ada murid baru pindahan dari SD lain di bekasi, dan entah kenapa saya suka ketika melihat wajahnya yang cukup manis pada waktu itu, dan saya pun bertanya kepada teman-teman yang lain siapakah anak perempuan yang baru pindah ke sekolah kami itu. Ya dia bernama Widya siswi yang cukup cerdas dan manis, dan ternyata rumahnya pun tidak jauh dari rumah saya. Dari situ entah saya belajar dari mana, saya mulai mendekatkan diri dengannya, sampai suatu saat saya memberikan surat “cinta” kepadanya.. tapi sialnya ketahuan oleh guru dan saya di hukum dengan berdiri didepan kelas, sungguh malu waktu itu, tetapi melihat Widya yang tertawa karena saya yang dihukum dengan muka memelas membuat saya juga ikut tertawa bahagia,

Mungkin itu yang dinamakan cinta pertama atau cinta monyet, hahahaaha hari demi hari saya lewati dengan berbagai hal, yang indah maupun sedih. Sampai pada saat ujian nasional tingkat SD tiba, saya dan teman-teman yang sudah belajar giat pun berdoa bersama di hari pertama ujian tersebut, Setelah hari terakhir ujian nasional, saya dan teman-teman pun merasa lega karena sudah tidak ada beban dan ketakutan, walaupun belum mengetahui hasil ujian dan kelulusan..
Tiba pada saat hari pengumuman kelulusan, saya pun merasa hati ini deg-degan, panik dan takut. Namun ternyata saya lulus bersama teman-teman semua, saya bersyukur dan dengan riang gembira saya langsung mencari Widya dan mengajaknya lari keliling sekolah dengan gembira..
Setelah itu, kami yang sudah lega dengan kelulusan menghibur diri dengan jalan-jalan ke taman bunga nusantara yang terletak di bogor, memang sudah direncanakan jauh hari sebelum ujian, disana kami bermain dan mengabadikan setiap moment dengan foto. Setelah refreshing disana, kamipun pulang dan mengucapkan perpisahan karena pasti tidak semuanya bersama-sama masuk ke pendidikan tingkat lanjut yaitu SMP, sayapun merasa sedih karena hal itu, teman-teman sekelas selama 6 tahun di SD mandalahayu..
Saya masuk ke SMPN negri 4 Tambun Selatan, bersama 1 orang teman saya yang bernama yoggy.. teman-teman yang lain berpencar ke berbagai sekolah menengah pertama di bekasi, pada saat itu saya belum mempunyai telefon genggam, saya sengaja berkunjung kerumah widya, karena ingin tahu kemanakah dia melanjutkan pendidikan, dan ternyata dia tetap di yayasan yang sama, dia masuk ke SMP mandalahayu, dan disaat itulah kami mulai jarang bertemu..
Mulai hari pertama saya masuk ke SMP, saya menjalani MOS, membawa barang-barang yang aneh dan tak masuk akal atas perintah kaka kelas panitia MOS di SMP tersebut, ahahahahaa sungguh lucu sekali mengingatnya, saya dan teman 1 SD saya yoggy tidak 1 kelas, sehingga saya benar-benar sendirian dan bertemu dengan orang-orang baru. Disinilah diuji tingkat kesupelan saya sampai mana, dimulai dengan adaptasi pada lingkungan sekolah yang lokasinya lumayan jauh dari rumah, saya setiap hari menggunakan angkot no 19 yang bertujuan ke Jatimulya tempat SMP saya berada.
Pada kelas 1 SMP saya bertemu dengan teman sekelas, ada 2 orang yaitu Arif dan Fauzan adalah yang terdekat, sehari-hari belajar dan bermain  bersama mereka, mulai berkunjung kerumah mereka, ya pokoknya best friend dikelas 1 hehehehe, dan saya mulai teringat lagi dengan Widya, bagaimana dia dengan teman barunya di SMP mandalahayu. Tapi saya yakin widya pasti baik-baik saja karna sikapnya yang ramah tamah dan baik hati siapapun akan suka dekat dengannya.
Hari demi hari saya jalani di SMP tersebut, namun pada suatu hari ada satu perempuan yang terus memperhatikan saya, saya mulai tersadar ketika teman sebangkunya memberitahukannya kepada saya, dia bernama claudia, gadis yang manis dan pemalu itu ternyata tertarik dengan saya dan ingin berteman lebih dekat dengan saya, tapi saya bingung apa yang dilihat darinya dari diri saya yang tidak ada kelebihannya. Ternyata teman sebangkunya bilang kalau dulu waktu MOS saya pernah menolong dia dari kejahilan anak baru lainnya, padahal saya sendiri lupa dengan kejadian tersebut. Tapi ya sudahlah itu bukan hal yang bisa dibanggakan, pada suatu hari disaat kami harus melaksanakan upacara pramuka, dia tidak membawa dasi merah putih dan panik karena yang tidak memakainya akan dikenakan sanksi, lalu entah kenapa saya memberikan dasi saya dan berfikir biar saja saya yang dihukum.
Dan benar saja, pada saat upacara saya diberi sanki dengan menulis “saya tidak akan lupa membawa dasi pramuka lagi” sebanyak 300x dikertas dengan tulis tangan. Pada saat selesai upacara, dan saya selesai mengerjakan hukuman yang diberikan, Claudia menghampiri saya yang sedang meminum es jeruk langganan dikantin, dia berterima kasih dan memberikan saya tisu untuk mengelap tangan saya yang kotor penuh tinta pulpen, di sore itu kami duduk berdua dan mulai perbincangan dan disela bercandaan, namun tiba-tiba dia menatap mata saya dan dia bilang “suka” kepada saya, dan ingin menjadi pacar saya, sayapun terdiam dan bingung harus bagaimana dan berkata apa, lantas setelah berfikir saya bilang kepada dia, lebih baik kita berteman saja kita masih kecil dan tidak tau apa-apa tentang “pacaran” diapun terdiam dan berpaling muka, namun saya palingkan lagi wajahnya dan berkata “nanti biar gue aja yang minta lo jadi pacar gue” dengan maksud biar saya saja yang menembakan panah asmara kepadanya. Dan dia pun tersenyum kembali. Setelah itu kamipun pulang.
Hari demi hari saya jalani dengan penuh canda tawa, meskipun ada duka karena beberapa masalah, sampai tiba saat kenaikan kelas ketingkat 2 SMP, sayapun naik kelas dengan nilai yang cukup memuaskan. Menginjak kelas 3 SMP saya mulai kenal dunia luar yang menurut saya keras, saya mencoba merokok, karena rasa ingin tahu saya bagaimana rasanya merokok sehingga keterusan sampai sekarang, lulus dari SMP saya ingin melanjutkan ke sekolah TELKOM, namun orang tua saya tidak mengijinkan dan menyuruh saya masuk ke SMA saja, lantas saya mendaftar pada SMA favorit di kota saya, SMAN 2 Bekasi.. dan saya berhasil masuk melalui ujian tertulis pada seklah tersebut..
Dimulai hari pertama saya mengenakan seragam putih-abu, menyenangkan rasanya bisa bertambah teman setiap harinya, memang benar masa-masa SMA itu tidak bisa dilupakan, karena terlalu banyak kenangan yang pahit maupun manis, setelah lulus dari SMA saya berniat masuk ke universitas fakuLtas hukum UI, dan mengikuti SNMPTN, namu saya tidak dapat masuk karena persaingan yang sangat ketat, malah saya masuk ke UNSOED (Universitas Negri Jendral Soedirman) di kota purwokerto dengan jurusan Hukum, aLhamduLiLLah saya bersyukur bisa sempat membanggakan orang tua, namun setelah saya menjalaninya, saya merasa hilang arah, karena jurusan hukum tidak cocok dengan pribadi saya, selain itu karena tinggal jauh dari orang tua, saya merasa kasihan dengan ibu saya yang tiap sore sendirian dirumah, jadi saya memutuskan pindah pada semester 3 ke universitas GUNADARMA kalimalang bekasi, sampai sekarang...














PEMASARAN GLOBAL

 haLo,, kali ini saya akan membahas tentang PEMASARAN GLOBAL, so check this out!

 
Pemasaran global
 
  adalah pemasaran berkala seluas dunia. Peluang pasar selalu terbuka bagi semua pelaku usaha, tak terkecuali di pasar ekspor. Yang penting mesti kreatif dan mau berinovasi dalam mengembangkan pasar.Pelaku bisnis yang tangguh tentu tak mudah ditenggelamkan oleh setiap perubahan tantangan bisnis meski tantangan yang datang semakin berat. Bagi para pebisnis sejati, kesulitan justru menjadi cambuk yang melecut semangat untuk memecahkannya sehingga usaha dapat semakin berkembang dan maju. Karakter semacam itu tampaknya juga melekat pada sederet pengelola perusahaan di Indonesia yang juga terlihat dari kinerja perusahaan yang dikelola yang hasilnya memang super.
 
 Pemasaran global saat ini dibentuk oleh pengaruh dinamis dari beberapa kekuatan yang mendorong dan yang menghambat.
Hal yang mendorong di antaranya adalah : - kebutuhan dan keinginan pasar - teknologi - perbaikan transportasi - biaya - kualitas - perdamaian global - pertumbuhan ekonomi dunia - mengenali peluang untuk mengembangkan daya tuas secara global
Hal yang menghambat : - perbedaan pasar - kecadokan manajemen - budaya organisasi - kendali nasional

Konsep Pemasaran Global

 

1. Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan

Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan Ada perbedaan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia adalah keadaan dimana manusia merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Kebutuhan tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada dan terukir dalam hayati kondisi manusia. keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut. Keinginan manusia dibentuk oleh kekuatan dan institusi sosial. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya. Keinginan menjadi permintaan bila didukung dengan daya beli. Perbedaan ini bisa menjelaskan bahwa pemasar tidak menciptakan kebutuhan; kebutuhan sudah ada sebelumnya Pemasar mempengaruhi keinginan dan permintaan dengan membuat suatu produk yang cocok, menarik, terjangkau dan mudah didapatkan oleh pelanggan yang dituju.   

2. Produk

Produk Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan pelanggan. Pentingnya suatu produk fisik bukan terletak pada kepelikannya tetapi pada jasa yang dapat diberikannya Oleh karena itu dalam membuat produk harus memperhatikan produk fisik dan jasa yang diberikan produk tersebut.

3. Nilai,Biaya dan Kepuasan

Nilai, Biaya dan Kepuasan Nilai adalah perkiraan pelanggan tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya Setiap produk memiliki kemampuan berbeda untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tetapi pelanggan akan memilih produk mana yang akan memberi kepuasan total paling tinggi. Nilai setiap produk sebenarnya tergantung dari seberapa jauh produk tersebut dapat mendekati produk ideal, dalam ini termasuk harga. 

4. Pertukaran,Transaksi dan Hubungan

Pertukaran, Transaksi dan Hubungan Kebutuhan dan keinginan manusia serta nilai suatu produk bagi manusia tidak cukup untuk menjelaskan pemasaran. Pemasaran timbul saat orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan serta keinginannya dengan pertukaran. Pertukaran adalah salah satu cara mendapatkan suatu produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya. Pertukaran merupakan proses dan bukan kejadian sesaat. Masing-masing pihak disebut berada dalam suatu pertukaran bila mereka berunding dan mengarah pada suatu persetujuan. Jika persetujuan tercapai maka disebut transaksi. Transaksi merupakan pertukaran nilai antara dua pihak. Untuk kelancaran dari transaksi, maka hubungan yang baik dan saling percaya antara pelanggan, distributor, penyalur dan pemasok akan membangun suatu ikan ekonomi, teknis clan sosial yang kuat dengan mitranya. Sehingga transaksi tidak perlu dinegosiasikan setiap kali, tetapi sudah menjadi hal yang rutin. Hal ini dapat dicapai dengan menjanjikan serta menyerahkan mutu produk, pelayanan dan harga yang wajar secara kesinambungan.

5. Pasar

Pasar Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan itu. Istilah pasar untuk menunjukan pada sejumlah pembeli dan penjual melakukan transaksi pada suatu produk.

6. Pemasaran dan Pemasar

Pemasaran dan Pemasar Pemasaran adalah keinginan manusia dalam hubungannya dengan pasar, pemasaran maksudnya bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran adalah orang yang mencari sumber daya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Kalau satu pihak lebih aktif mencari pertukaran daripada pihak lain, maka pihak pertama adalah pemasar dan pihak kedua adalah calon pembeli.


Tahapan Menjadi Pemasar Internasional
 
1.                -  Perusahaan Domestik
- Perusahaan Internasional 
 -  Perusahaan Multinasional
Perusahaan Global / Transnasional

Lima strategi produk dan promosi internasional:
      
        A. Produk
      -    Perluasan produk langsung (straight product extension) berarti pemasaransuatu produk di pasar luar negri tanpa perubahan apapun.
         -    Adaptasi produk (product adaptation) adalah menyesuaikan produk dengankondisi atau keinginan setempat.
         -    Penemuan produk adalah menciptakan produk atau jasa baru untuk pasar luar negeri.

 
B. Promosi
   - Perusahaan dapat menerapkan strategi promosi yang sama dengan yang merekagunakan di pasar dalam negeri, atau mengubahnya untuk setiap pasar lokal.
       -  Adaptasi komunikasi (communication adaptation) adalah menyesuaikansepenuhnya pesan iklan terhadap pasar setempat.
          -   Adaptasi ganda adalah mengadaptasi promosi dengan pasar danmenyesuaikan produk tersebut.

 
Harga

Perusahaan menghadapi banyak masalah mengenai penetapan harga di pasar internasional. Misalnya menetapkan harga peralatan secara global. Perusahaan dapat menetapkan harga seragam di seluruh dunia, tetapi harga itu akan terlalu mahal dinegara-negara miskin dan kurang tinggi di negara kaya. Terlepas dari cara perusahaan menetapkan harga produknya, harga diluar negeri mungkin lebih tinggi daripadaharga dipasar domestik. Dan masalah lain termasuk menetapkan harga untuk barangyang dikirimkan perusahaan ke anak perusahaan di luar negeri.

Saluran Distribusi

Perusahaan internasional harus mempunyai pandangan saluran-menyeluruh (whole-channel view) mengenai masalah pendistribusian produk kepada konsumen akhir. Artinya perusahaan merancang saluran international yang memperhitungkan semua jalur dalam mendistribusikan produk penjual kepada pembeli akhir, termasuk organisasi kantor pusat penjual kepada pembeli akhir, termasuk organisasi kantor pusat penjual, saluran antarnegara, dan saluran di dalam negara
 
Referensi
 
 

Dimensi Struktur Organisasi

Kali ini saya akan membahas tentang Dimensi Struktur Organisasi,langsung saja..

DIMENSI STRUKTUR ORGANISASI
 
Empat desain keputusan (pembagian kerja, pendelegasian kewenangan, pembagian departemen, dan rentang kendali) menghasilkan struktur organisasi, Para peneliti dan praktisi manajemen berusaha untuk mengembangan pemahaman mengenai hubungan antar struktur dan kinerja, sikap, keefektifan, dan variabel lainnya. Secara umum, gambaran mengenai struktur meliputi formalisasi, sentralisasi, dan kerumitan.
1.Formalisasi
Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal, akan memuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan / pekerjaan di dalam organisasi. Dengan demikian, semakin formal suatu organisasi, maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerja. Formalisasi merupakan hasil dari spesialisasi kerja yang tinggi, pendelegasian kewenangan yang tinggi, pembagian departemen berdasarkan fungsi, dan luasnya rentang kendali.
2.Sentralisasi
Sentralisasi merupakan dimensi struktur organisasi yang mengacu pada derajat dimana kewenangan untuk mengambil keputusan dikuasai oleh manajemen puncak. Hubungan sentralisasi dengan empat desain keputusan adalah sebagai berikut : Semakin tinggi spesialisasi kerja, semakin besar sentralisasi, Semakin sedikit kewenangan yang didelegasikan, semakin besar sentralisasi, Semakin besar penggunaan departemen berdasarkan fungsi, semakin besar sentralisasi, Semakin luas rentang kendali, semakin besar sentralisasi.
3.Kerumitan
Kerumitan (complexity) adalah suatu struktur organisasi yang mengacu pada jumlah pekerjaan atau unit yang berbeda dalam organisasi.
B. DEPARTEMENTALISASI
Departementalisasi adalah proses penentuan cara bagaimana kegiatan yang dikelompokkan. Beberapa bentuk departementalisasi sebagai berikut :
1. Fungsi
2. Produk atau jasa
3. Wilayah
4. Langganan
5. Proses atau peralatan
6. Waktu
7. Pelayanan
8. Alpa-numeral
9. Proyek atau matriks
Departementalisasi fungsional mengelompokkan fungsi – fungsi yang sama atau kegiatan – kegiatan sejenis untuk membentuk suatu satuan organisasi. Organisasi fungsional ini barangkali merupakan bentuk yang paling umum dan bentuk dasar departementalisasi.
kebaikan utama pendekatan fungsional adalah bahwa pendekatan ini menjaga kekuasaan dan kedudukan fungsi- funsi utama, menciptakan efisiensi melalui spesialisasi, memusatkan keahlian organisasi dan memungkinkan pegawai manajemen kepuncak lebih ketat terhadap fungsi-fungsi.
Pendekatan fungsional mempunyai berbagi kelemahan. struktur fungsional dapat menciptakan konflik antar fungsi-fungsi, menyebabkan kemacetan-kemacetan pelaksanaan tugas yang berurutan pada kepentingan tugas-tugasnya, dan menyebabkan para anggota berpandangan lebih sempit serta kurang inofatif.
Departementalisasi Divisional :Organisasi Divisional dapat mengikuti pembagian divisi-divisi atas dasar produk, wilayah (geografis), langganan, dan proses atau peralatan. Struktur organisasi divisional atas dasar produk. setiap departemen bertanggung jawab atas suatu produk atau sekumpulan produk yang berhubungan (garis produk).
Divisionalisasi produk adalah pola logika yang dapat diikuti bila jenis-jenis produk mempunyai teknologi pemrosesan dan metode-metode pemasaran yang sangat berbeda satu dengan yang lain dalam organisasi. Sturktur organisasi divisional atas dasar wilayah. Departementalisasi wilayah , kadang-kadang juga disebut depertementalisasi daerah , regional atau geografis , adalah pengelompokkan kegiatan-kegiatan menurut tempat dimana operasi berlokasi atau dimana satuan-satuan organisasi menjalankan usahanya.
C. MODEL-MODEL DESAIN ORGANISASI
Pada penerapannya, model desain orgranisasi terdiri dari 2 model, yaitu Desain organisasi Mekanistik dan Desain organisasi orgranik.
1. Desain Organisasi Mekanistik.
Proses kepemimpinan tidak mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan.
Proses motivasi hanya menyadap motif fisik, rasa, aman, dan ekonomik melalui perasaan takut dan sanksi.
Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir ke bawah dan cenderung terganggu tidak akurat.
Proses interaksi bersifat tertutup dan terbatas, hanya sedikit pengaruh bawahan atas tujuan dan metode departemental.
Proses pengambilan keputusan hanya di tingkat atas, keputusan Relatif.
Proses penyusun tujuan dilakukan di tingat puncak original, tanpa mendorong adanya partisipasi kelompok.
Proses kendali dipusatkan dan menekankan upaya memperhalus kesalahan.
2. Desain Orgranisasi Orgranik.
Proses kepemimpinan mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan antara atasan dan bawahan dalam segala persoalan.
Proses motivasi berusaha menimbulkan motivasi melalui metode Partisipasi.
Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir secara bebas keseluruh orgranisasi yaitu ke atas ke bawah dan kesamping.
Proses interaksi bersifat terbuka dan ekstensif, bai atasan ataupun bawahan dapat mempengaruhi tujuan dan metode partemental.
Proses pengambilan keputusan dilaksanakan di semua tingkatan melalui proses kelompok.
Proses penyusunan tujuan mendorong timbulnya partisipasi kelompok untuk menetapkan sasaran yang tinggi dan realistis.
Proses kendali menyeber ke seluruh orgranisasi dan menekan pemecahan masalah dan pengendalian diri.
Desain organisasi yang efektif tidak dapat berpedoman pada teori sebagai satu cara terbaik melainkan manajer harus menerima sudut pandang bahwa desain mekanistik atau desain organik lebih efektif bagi organisasi atau sub-sub untit di dalamnya.
D.IMPLIKASI MANAJERIAL DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI
Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desain dan struktur organisasi.
 Referensi

Teori Dan Arti Penting Kepemimpinan

Kali ini saya akan membahas tentang Teori dan Arti penting Kepemimpinan, langsung saja.

Pengertian Kepemimpinan :
Kepemimpinan atau leadership adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukanya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
Teori Kepemimpinan :
1. Teori Sifat :
Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya.
2. Teori Perilaku :
Dasar pemikiran teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan. Dalam hal ini, pemimpin mempunyai deskripsi perilaku :
Perilaku seorang pemimpin yang cenderung mementingkan bawahan memiliki ciri ramah tamah,mau berkonsultasi, mendukung, membela, mendengarkan, menerima usul dan memikirkan kesejahteraan bawahan serta memperlakukannya setingkat dirinya. Di samping itu terdapat pula kecenderungan perilaku pemimpin yang lebih mementingkan tugas organisasi.
3. Teori Situsional :
Keberhasilan seorang pemimpin menurut teori situasional ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang. Faktor situasional yang berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan tertentu menurut Sondang P. Siagian (1994:129) adalah :
– Jenis pekerjaan dan kompleksitas tugas.
– Bentuk dan sifat teknologi yang digunakan.
– Persepsi, sikap dan gaya kepemimpinan.
– Norma yang dianut kelompok.
– Rentang kendali.
– Ancaman dari luar organisasi.
– Tingkat stress.
– Iklim yang terdapat dalam organisasi.
 faktor-faktor penting yang mempengaruhi kepemimpinan tersebut, diantaranya adalah :
1. Faktor Kemampuan Personal
Pengertian kemampuan personal adalah kombinasi antara potensi sejak pemimpin dilahirkan ke dunia sebagai manusia dan faktor pendidikan yang ia dapatkan. Jika seseorang lahir dengan kemampuan dasar kepemimpinan, ia akan lebih hebat jika mendapatkan perlakuan edukatif dari lingkungan, jika tidak, ia hanya akan menjadi pemimpin yang biasa dan standar. Sebaliknya jika manusia lahir tidak dengan potensi kepemimpinan namun mendapatkan perlakuan edukatif dari lingkunganya akan menjadi pemimpin dengan kemampuan yang standar pula. Dengan demikian antara potensi bawaan dan perlakuan edukatif lingkungan adalah dua hal tidak terpisahkan yang sangat menentukan hebatnya seorang pemimpin.
2. Faktor Jabatan
Pengertian jabatan adalah struktur kekuasaan yang pemimpin duduki. Jabatan tidak dapat dihindari terlebih dalam kehidupan modern saat ini, semuanya seakan terstrukturifikasi. Dua orang mempunyai kemampuan kepemimpinan yang sama tetapi satu mempunyai jabatan dan yang lain tidak maka akan kalah pengaruh. sama-sama mempunyai jabatan tetapi tingkatannya tidak sama maka akan mempunya pengarauh yang berbeda.
3. Faktor Situasi dan Kondisi
Pengertian situasi adalah kondisi yang melingkupi perilaku kepemimpinan. Disaat situasi tidak menentu dan kacau akan lebih efektif jika hadir seorang pemimpin yang karismatik. Jika kebutuhan organisasi adalah sulit untuk maju karena anggota organisasi yang tidak berkepribadian progresif maka perlu pemimpin transformasional. Jika identitas yang akan dicitrakan oragnisasi adalah religiutas maka kehadiran pemimpin yang mempunyai kemampuan kepemimpinan spritual adalah hal yang sangat signifikan. Begitulah situasi berbicara, ia juga memilah dan memilih kemampuan para pemimpin, apakah ia hadir disaat yang tepat atau tidak.

Implikasi manajerial kepemimpinan dalam organisasi

Teori Managerial Grid
Teori dikemukakan oleh Robert K. Blake dan Jane S. Mouton yang membedakan dua dimensi dalam kepemimpinan, yaitu “concern for people” dan “concern for production”. Pada dasarnya teorimanagerial grid ini mengenal lima gaya kepemimpinan yang didasarkan atas dua aspek tersebut, yaitu :

Improvised artinya pemimpin menggunakan usaha yang paling sedikit untuk menyelesaikan tugas tertentu dan hal ini dianggap cukup untuk mempertahankan organisasi.
Country Club artinya kepemimpinann didasarkan kepada hubungan informal antara individu artinya perhatian akan kebutuhan individu dengan persahabatan dan menimbulkan suasana organisasi dan tempo kerja yang nyaman dan ramah.

Team yaitu kepemimpinan yang didasarkan bahwa keberhasilan suatu organisasi tergantung kepada hasil kerja sejumlah individu yang penuh dengan pengabdian dan komitmen. Tekanan untama terletak pada kepemimpinan kelompok yang satu sama lain saling memerlukan. Dasar dari kepemimpinan kelompok ini adalah kepercayaan dan penghargaan.

Task artinya pemimpin memandang efisiensi kerja sebagai factor utama keberhasilan organisasi. Penampilan terletak pada penampilan individu dalam organisasi.
Midle Road artinya kepemimpinan yang menekankan pada tingkat keseimbangan antara tugas dan hubungan manusiawi , dengan kata lain kinerja organisasi yang mencukupi dimungkinkan melalui penyeimbangan kebutuhan untuk bekerja dengan memelihara moral individu pada tingkat yang memuaskan
 
Refefrensi
 
 

Budaya, Kreativitas, Dan Organisasi

Kali ini saya akan membahas tentang Budaya, Kreatvitas, Dan Inovasi, langsung saja....


Pengertian Budaya
  Budaya sebagai hasil karya manusia dibentuk untuk dapat membentuk aturan-aturan yang tertulis dan lama kelamaan akan tidak tertulis lagi, sebagai akibat komitmen yang kuat dari anggota masyarakat, yang pada akhirnya disebut norma dan etika. Norma dan etika merupakan ukuran bagi anggota masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai dengan kaidah-kaidah norma tersebut, dan norma yang semakin mendalam meresap dalam diri masyarakat tidak tertulis lagi, sedang etika adalah yang membungkus tingkah laku anggota masyarakat tersebut untuk bertindak sesuai dengan kriteria norma, yang pada akhirnya proses pendalaman norma ini yang disebut sebagai budaya.
Menurut Owen (1987), budaya dipandang sebagai nilai-nilai atau norma yang merujuk kepada bentuk pernyataan tentang apa yang dapat dan apa yang tidak dapat dilakukan oleh anggota organisasi; sebagai asumsi, yang merujuk kepada hal-hal apa saja yang dianggap benar atau salah.
Pengertiannya, bahwa aturan yang menyatakan suatu sikap dan perilaku yang menuntun dan mendorong anggota masyarakat untuk melakukan segala sesuatunya secara benar, serta menghambat dan menghalangi orang untuk berbuat sesuatu yang salah perbuatan yang salah akan mendapat hukuman secara moral menurut nilai-nilai atau norma yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan adanya rujukan yang menyatakan kebenaran dan kesalahan, tindakan anggota masyarakat  akan selalu dituntun rambu-rambu nilai dan norma tersebut.

Pengertian Organisasi
Organisasi bisa didefinisikan sebagai kelompok orang yang bekerja sama dengan terkoordinasi, dengan cara yang terstruktur, untuk mencapai tujuan tertentu. (Sunarto dan Herawati, 2002)
Mirrian S. Arief (1985), menyatakan bahwa organisasi dapat diartikan bermacam-macam tergantung dari arah mana kita memandangnya. Kalau dari segi wujudnya maka organisasi adalah kerja sama orang-orang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan yang diingini. Dalam segi wujudnya ini organisasi bersifat dinamis. Contoh: Seorang bapak mengajak anaknya mengangkat sebuah meja ke pinggir jalan untuk tempat berjualan. Dari contoh ini dapat dilihat adanya suatu organisasi. Walaupun bentuk organisasi ini masih sederhana, tetapi terlihat adanya ciri-ciri organisasi, yang sekurang-kurangnya harus ada untuk setiap organisasi manapun juga. Ciri-ciri tersebut adalah:

1.   ada orang-orang, dalam arti lebih dari satu orang (bapak dan anak)
2.   ada kerja sama (mengangkat sebuah meja)
3.   ada tujuan (untuk berjualan)

Dalam bentuk sederhana ini, organisasi belum memerlukan pengaturan yang rapi, tetapi dalam contoh itu telah terlihat adanya orang yang mengarahkan (bapak) dan orang yang diarahkan (anak).
Kalau organisasi sudah besar yaitu orang-orang yang bekerja sama telah banyak dan tujuan yang akan dicapai telah luas, maka timbullah hubungan kerja yang ruwet atau kompleks antara sesama orang yang menunaikan tugas dalam organisasi tersebut. Contoh organisasi yang sudah besar dan kompleks adalah organisasi universitas, rumah sakit, partai politik, dan sebagainya.
Bilamana organisasi telah kompleks, maka diperlukan suatu pengaturan yang rapi terhadap orang-orang yang bekerja sama dalam suatu wadah tertentu. Dalam hal ini organisasi dapat dipandang sebagai suatu wadah atau tempat orang bekerja sama melakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Pengertian dan Fungsi Budaya Organisasi

Budaya organisasi adalah seperangkat asumsi atau sistem keyakinan, nilai-nilai dan norma yang dikembangkan dalam organisasi yang dijadikan pedoman tingkah laku bagi anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal. Dengan demikian, budaya organisasi dapat memberikan nilai-nilai dan norma bagi karyawan dalam prinsip opersional organisasi.

Lima fungsi budaya organisasi yaitu:
1. Membedakan satu organisasi dengan organisasi yang lain.
2. Meningkatkan sense of identity anggota
3. Meningkatkan komitmen bersama.
4. Menciptakan stabilitas sistem social.
5. Mekanisme pengendalian yang terpadu dan membentuk sikap dan perilaku karyawan.

Tipologi Budaya Organisasi

Selain esensi dan fungsi-fungsi yang dikemukakan diatas, perilaku para anggota suatu organisasi juga ditentukan oleh pilihan manajemen atas tipe budaya yang dianut. Dari teori tentang budaya organisasi, menurut Siagian (2002:200-201) diketahui empat tipe budaya organisasi, yaitu:

a. Tipe akademi
Dalam organisasi, para anggotanya diharapkan atau bahkan dituntut untuk menampilkan prestasi yang semaksimal mungkin.


b. Tipe klub
Seorang anggota organisasi yang baik diharapkan memenuhi kriteria kecocokan, loyalitas, dan komitmen.

c. Tipe tim olah raga
Dalam organisasi keberhasilan akan diraih apabila para anggotanya mampu bekerja sebagai tim dan bukan selaku ’pemain individual’.

d. Tipe benteng

Organisasi dimaksudkan untuk keamanan para anggota organisasinya.

Kreatifitas Individu dan Team

Kreativitas  merupakan pikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru.  Kreativitas merupakan salah satu kebutuhan pokok manusai, yaitu kebutuhan akan pewujudan diri (aktualisasi diri) dan merupakan kebetuhan paling tinggi bagi manusia (maslow, dalam munandar, 2009). Pada dasarnya setiap orang dilahirkan di dunia dengan memiliki potensi kreatif, kreativitas dapat diidentifikasi dan dipupuk melalui pendidikan yang tepat (munandar, 2009) . Kreativitas team merupakan pikiran dari para anggota untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuan kelompok atau organisasi.

Proses Inovasi

Menurut David Neeleman (Pendiri dan CEO JetBlue), Inovasi merupakan proses berupaya mencari cara untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik daripada sebelumnya.

Menurut Ibrahim (1989), Inovasi adalah penemuan yang dapat berupa sesuatu ide, barang, kejadian, metode yang diamati sebagai sesuatu hal yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang (masyarakat).

Menurut Amabile et al. (1996), Inovasi atau innovation berasal dari kata to innovate yang mempunyai arti membuat perubahan atau memperkenalkan sesuatu yang baru.

Menurut Prof. Azis Inovasi berarti mengintrodusir suatu gagasan maupun teknologi baru, inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. Inovasi dapat berupa ide, proses dan produk dalam berbagai bidang.


Referensi

http://rinjaninovii.blogspot.co.id/2015/12/budaya-kreativitas-dan-inovasi.html 

https://apriadykapuas.wordpress.com/2011/02/11/budaya-organisasi-organizational-culture/